Siswa Sebut Banyak Anak dari Keluarga Mampu Ikut Terima Bantuan Seragam Gratis
Jumat, 05-06-2026 - 11:26:45 WIB
KAMPAR – Program bantuan pakaian seragam sekolah senilai Rp1,5 juta yang diperuntukkan bagi siswa kurang mampu mulai menuai sorotan. Seorang siswa SMA di Kabupaten Kampar mengaku heran karena menurut informasi yang beredar di lingkungan sekolahnya, terdapat sejumlah siswa dari keluarga yang tergolong mampu ikut menerima bantuan tersebut.
"Kami mendengar ada juga anak-anak dari keluarga yang ekonominya cukup baik mendapatkan bantuan seragam gratis. Kalau memang benar, tentu tidak adil bagi siswa yang benar-benar membutuhkan," ujar seorang siswa yang meminta namanya tidak dipublikasikan.
Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme pendataan dan verifikasi penerima bantuan. Pasalnya, program bantuan pendidikan seharusnya diprioritaskan bagi keluarga yang benar-benar berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu.
Menurut siswa tersebut, pemerintah dan pihak sekolah perlu melakukan pengecekan ulang terhadap data penerima bantuan. Verifikasi tidak cukup hanya berdasarkan surat keterangan yang dibawa oleh siswa, tetapi juga harus memastikan kondisi ekonomi keluarga yang sebenarnya.
Sorotan juga diarahkan kepada pihak yang menerbitkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang menjadi salah satu syarat memperoleh bantuan. Jika ditemukan adanya penerbitan surat yang tidak sesuai dengan kondisi riil penerima, maka perlu dilakukan evaluasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Masyarakat berharap Dinas Pendidikan bersama pemerintah desa dan pihak sekolah dapat melakukan audit data penerima bantuan agar program yang menggunakan anggaran negara tersebut benar-benar tepat sasaran.
Program bantuan seragam sekolah pada dasarnya merupakan langkah positif untuk membantu meringankan beban keluarga kurang mampu. Namun apabila terdapat penerima yang tidak sesuai kriteria, maka tujuan mulia program tersebut dapat tercoreng dan berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan adanya siswa dari keluarga mampu yang ikut menerima bantuan seragam sekolah gratis tersebut.
Komentar Anda :