Warga Harap Kehadiran Wisatawan Asing Dongkrak Ekonomi, Edukasi Adat Dinilai Penting
Rabu, 11-02-2026 - 11:01:20 WIB
 |
| Indahnya alam wisata kampar |
KAMPAR – Kehadiran wisatawan asing di Kabupaten Kampar dinilai membawa peluang besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Namun, warga menegaskan pentingnya edukasi terkait adat dan budaya agar aktivitas wisata tidak menimbulkan polemik seperti kejadian mandi di Danau Rusa.
Salah seorang warga Kampar menyebutkan, wisatawan asing yang datang ke daerah ini pada dasarnya belum memahami adat dan budaya setempat. Oleh karena itu, kesalahan yang terjadi tidak bisa sepenuhnya disalahkan kepada wisatawan.
“Persoalan turis asing yang datang ke Kampar lalu dianggap melanggar adat tidak bisa sepenuhnya disalahkan kepada mereka. Mereka belum tahu adat Kampar. Kalau tahu, pasti menghormati,” ungkap seorang warga Kampar, Rabu (11/02/2026).
Menurutnya, aktivitas wisatawan yang dinilai tidak sesuai adat, seperti cara berpakaian atau mandi di lokasi wisata tertentu, tidak perlu dibesar-besarkan. Sikap saling menyalahkan justru dikhawatirkan menghambat perkembangan sektor pariwisata.
Firman Wahyudi meminta masyarakat tidak langsung menyalahkan pemerintah maupun pengelola wisata. Ia menilai kejadian tersebut harus dijadikan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola wisata tanpa meninggalkan nilai budaya.
“Jangan kita menyalahkan pemerintah atau pengelola. Ini menjadi awal ke depan bagi kita untuk mengingatkan cara berkunjung yang benar di Kampar. Wisatawan datang ke sini karena ingin melihat dan mengenal Kampar,” ujar Wahyudi.
Terkait kejadian wisatawan asing mandi di Danau Rusa, Wahyudi berharap hal serupa tidak terulang. Ia menilai solusi yang tepat adalah menyiapkan aturan dan fasilitas yang sesuai norma adat.
“Jika wisatawan ingin mandi, tentu harus disediakan pakaian mandi yang sesuai dengan norma adat Kampar,” katanya.
Ia menambahkan, pengelola wisata perlu memasang papan imbauan dan aturan tertulis, serta menyampaikan ketentuan adat kepada pengunjung dengan cara yang sopan dan manusiawi.
Wahyudi juga menegaskan bahwa meningkatnya kunjungan wisatawan asing diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat Kampar.
“Dengan adanya wisatawan asing, ekonomi masyarakat Kampar akan terangkat. Ini peluang yang harus kita kelola dengan baik, bukan kita tolak,” ujarnya.
Warga berharap perkembangan pariwisata di Kampar dapat berjalan seiring dengan pelestarian adat dan budaya, serta memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat setempat.
Komentar Anda :